Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/smpn8jo1/public_html/functions/fungsi_kalender.php on line 101
Selamat Datang di SMP Negeri 8 Yogyakarta
Banner
Dinas ProvinsiPSB Online
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik
  Visitors : 62134357 visitors
  Hits : 2726 hits
  Today : 1 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

maswahyu73    humas.smpn8jogja@gmail.com
Agenda
11 December 2018
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5

SMP NEGERI 8 Y0GYAKARTA SEBAGAI SEKOLAH RUJUKAN

Tanggal : 10/30/2018, 08:49:14, dibaca 89 kali.

SMP Negeri 8 Kota Yogyakarta telah ditunjuk untuk menjadi salah satu sekolah “Rujukan” oleh Direktorat Pembinaan SMP. Kata “Rujukan” konotasinya memang seperti istilah dalam rumah sakit. Hal ini memang benar, sebab sekolah rujukan berarti sekolah yang dapat dijadikan sebagai model/percontohan oleh sekolah-sekolah dilingkungan sekitar. SMP Negeri 8 Yogyakarta berarti mengemban amanah untuk dijadikan rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitar SMP Negeri 8 Yogyakarta.

Lebih jauh lagi, sekolah rujukan adalah satuan pendidikan (SMP) yang telah terakreditasi A, dan mampu mengembangkan ekosistem pendidikan, budaya mutu, penajaman pada karakter dan budi pekerti yang dapat dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain.

Adapun indikator sebagai sekolah rujukan meliputi; (a) terakreditiasi A, (b) memiliki lingkungan pendidikan yang kondusif, (c) memiliki budaya mutu, (d) melaksanakan program budi pekerti, (e) menjadi pusat keunggulan, (f) lokasi yang strategis, mudah dijangkau dari segala arah, dan aman.

Sekolah rujukan juga harus memiliki prestasi akademis dan non akademis disamping juga harus memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif. Indikator yang kondusif berarti;

(1) terdapat kegiatan menciptakan sekolah yang menyenangkan, ramah, tenang, dan nyaman; adanya ruang hijau/taman, serta terdapat fasilitas pembelajaran di luar kelas yang sesuai. Disamping itu juga terdapat program kegiatan silaturrahmi antara warga sekolah.

(2) Sekolah rujukan juga memiliki fasilitas yang memadai untuk ajang ekspresi dan kreasi bagi peserta didiknya.

(3) Memiliki kegiatan yang dilakukan oleh para guru dan wali kelas untuk memahami lebih jauh karakteristik peserta didik.

Beberapa program yang dilakukan di Piwan untuk menumbuhkan budi pekerti diataranya

(1) Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yaitu gerakan wajib membaca selama 15 menit di setiap pagi hari dan dilakukan oleh seluruh warga sekolah, guru, murid, staf TU, karyawan sekolah. Pada saat kegiatan ini berlangsung di pagi hari, maka saat itu berlaku “Silent Moment” atau keadaan diam tak bersuara, kecuali hanya membaca dan membaca.

(2) Tilawah Qur’an 15 menit. Kegiatan ini dilakukan juga setiap harinya yang berupa pembacaan kitab suci Al-Quran oleh seluruh siswa dikelasnya masing-masing untuk menumbuhkan rasa religius .

(3) Gerakan Lingkungan Hidup. Merupakan gerakan peduli tanaman dan lingkungan. Pada kegiatan ini seluruh kelas dibawah bimbingan wali kelas dan tim LH menanam tanaman di taman kelas masing-masing dan juga penciptaan sudut hijau di sekitar lingkugan sekolah.

(4) Gerakan Anti Plastik dan Sampah. Gerakan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bagi seluruh warga sekolah akan pentingnya arti kebersihan lingkungan. Salah satu yang dilakukan  adalah penetapan larangan membawa plastik apapun kedalam zona bebas plastik. Program ini dilaksanakan bekerja sama juga dengan pengelola kantin sekolah. Sehingga warga sekolah dilarang untuk membawa plastik apapun di lingkungan daerah bebas plastik.

(5) Gerakan Pembinaan Karakter diantaranya melakukan gerakan “Senyum, Sapa dan Salam” setiap paginya. Sebelum memasuki kelas, siswa diminta untuk bersalaman dengan beberapa guru yang sudah menunggu di pintu masuk sekolah. Sehingga di pagi hari terlihat antrian  siswa untuk bertegur sapa, serta bersalaman dengan guru-guru.

(6) Silaturrahmi Antar Warga. Gerakan ini bertujuan untuk mengakrabkan tali persaudaraan diantara warga sekolah (bukan siswa). Dengan menyelenggarakan program bakti sosial dengan meberikan bantuan sembako pada warga sekitar sekolah yang membutuhkan.

(7) Gerakan Peduli Sesama. Gerakan ini dilakukan dengan cara acara Bakti Sosial dengan OSIS & MPK sebagai penggeraknya. Mereka mengumpulkan; beras, minyak goreng, susu, baju layak pakai, uang dari para penyumbang untuk kemudian dikumpulkan dan di kemas serta membantu sumbangan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekeringan setiap tahunnya. Selanjutnya, setelah dilakukan survey langsung ke lapangan/daerah yang layak dibantuk, OSIS & MPK didampingi beberapa guru membawa kemasan bingkisan tersebut serta membagikannya.

Untuk melihat dokumentasi dari Sekolah Rujukan di SMP Negeri 8 Yogyakarta, silahkan Klik Disini



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas